Jelajahi direktori lengkap standar sertifikasi ISO untuk meningkatkan mutu, kepatuhan K3, kelestarian lingkungan, dan keamanan sistem informasi bisnis Anda.
Gunakan filter chip di bawah untuk menyaring standar sesuai fungsi: Mutu, K3/Lingkungan, IT, atau Sektor Khusus.
2. Cari Nomor / Nama Standar
Ketik langsung kode ISO (misal: 9001, 27001) atau bidang yang disyaratkan dalam tender.
3. Konsultasi Gratis
Belum yakin standar yang tepat? Hubungi tim Kinergy untuk analisis gap dan rekomendasi sertifikasi sesuai operasional bisnis.
Menampilkan 12 dari 12 standar ISO
ISO 9001
Mutu & Tata Kelola
Sistem Manajemen Mutu
Quality Management System (QMS)
Standar internasional yang menetapkan persyaratan untuk Sistem Manajemen Mutu. Membantu organisasi memenuhi harapan kualitas pelanggan, meningkatkan efisiensi operasional, dan mencapai keunggulan bisnis secara berkelanjutan.
Fokus Utama:
Kepuasan pelanggan, konsistensi mutu produk/jasa, dan perbaikan berkesinambungan.
Standar internasional yang mengatur Sistem Manajemen Lingkungan. Membantu organisasi mengidentifikasi, mengukur, mengelola, serta mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas operasional bisnis secara terstruktur.
Fokus Utama:
Pengelolaan limbah industri, efisiensi energi, dan kepatuhan regulasi lingkungan hidup.
Standar global untuk Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Membantu organisasi menciptakan tempat kerja yang aman dan sehat, mengidentifikasi bahaya, serta meminimalkan risiko kecelakaan kerja.
Fokus Utama:
Pencegahan cedera kerja, keselamatan personel, dan kepatuhan regulasi ketenagakerjaan.
Standar keamanan siber internasional untuk melindungi kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan aset informasi digital serta data pelanggan dari ancaman kebocoran atau serangan siber.
Fokus Utama:
Proteksi data sensitif, manajemen risiko TI, dan kepatuhan perlindungan data pribadi (UU PDP).
Standar internasional yang dirancang untuk membantu organisasi mencegah, mendeteksi, dan menangani risiko penyuapan serta korupsi di lingkungan bisnis secara sistematis dan terukur.
Standar internasional yang mengintegrasikan prinsip HACCP dengan program prasyarat untuk menjamin keamanan produk pangan di sepanjang rantai pasok industri makanan dan minuman.
Fokus Utama:
Pengendalian bahaya kontaminasi pangan, higienitas produksi, dan kepatuhan regulasi BPOM.
Standar internasional bagi penyedia layanan teknologi informasi untuk merancang, mengimplementasikan, dan mengelola penyampaian layanan TI berkualitas tinggi sesuai kebutuhan bisnis klien.
Fokus Utama:
Stabilitas infrastruktur TI, SLA layanan prima, dan efisiensi manajemen insiden teknis.
Standar kualitas global yang dirancang khusus bagi industri alat kesehatan dalam perancangan, produksi, instalasi, dan pemeliharaan alat kesehatan agar aman dan memenuhi persyaratan regulasi medis ketat.
Fokus Utama:
Keselamatan pasien, manajemen risiko medis, dan pemenuhan izin edar alkes.
Standar internasional untuk manajemen fasilitas (facility management). Membantu organisasi mengoptimalkan fungsi gedung, sarana fisik, dan lingkungan kerja demi produktivitas dan efisiensi operasional.
Fokus Utama:
Optimasi biaya utilitas gedung, kenyamanan ruang kerja, dan kesinambungan fasilitas.
Standar internasional yang memberikan panduan terstruktur untuk menjaga keberlangsungan operasional penting perusahaan saat menghadapi situasi darurat, bencana, atau disrupsi bisnis mendadak.
Fokus Utama:
Rencana pemulihan krisis (disaster recovery), ketahanan operasional, dan proteksi reputasi.
Standar internasional yang menetapkan kerangka kerja untuk mengelola konsumsi energi, meningkatkan efisiensi penggunaan energi, menekan biaya operasional industri, dan mengurangi jejak karbon.
Fokus Utama:
Konservasi konsumsi energi, efisiensi beban operasional, dan kepatuhan transisi hijau.
Standar sistem manajemen khusus bagi institusi pendidikan dan lembaga pelatihan untuk menghadirkan proses pembelajaran berkualitas tinggi, berpusat pada peserta didik, dan akuntabel.
Fokus Utama:
Peningkatan mutu edukasi, kepuasan peserta didik, dan kredibilitas institusi pendidikan.
Sertifikat ISO pada umumnya memiliki masa berlaku selama 3 tahun sejak tanggal penerbitan. Selama masa berlakunya, organisasi wajib melaksanakan audit pengawasan tahunan (surveillance audit) guna memastikan kepatuhan sistem manajemen tetap berjalan konsisten dan memenuhi persyaratan standar.
Audit sertifikasi terdiri dari dua tahap utama: Audit Tahap 1 (Stage 1 Audit) yang berfokus pada peninjauan dokumentasi dan evaluasi kesiapan sistem manajemen organisasi, serta Audit Tahap 2 (Stage 2 Audit) yang mengevaluasi secara mendalam implementasi dan efektivitas sistem manajemen di lapangan.
Ya, tentu saja. Standar ISO dirancang fleksibel dan dapat diterapkan oleh organisasi dari berbagai skala dan sektor usaha, baik UMKM, korporasi besar, maupun instansi publik, untuk meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing pasar.
Pemilihan standar ISO disesuaikan dengan prioritas bisnis Anda: ISO 9001 untuk mutu umum dan tender, ISO 14001 untuk kelestarian lingkungan, ISO 45001 untuk K3 pekerja, ISO 27001 untuk keamanan data TI, atau standar sektoral spesifik seperti ISO 22000 untuk pangan dan ISO 13485 untuk alat kesehatan.